MENGENAL JARUM SUNTIK, SI PEMBUAT SAKIT NAMUN DI BUTUHKAN
(JARUM INFUS)
Oleh: Dzulfikar Ahady (ICU)
Ada istilah tak kenal maka tak sayang, mungkin berlaku juga untuk alat yang satu ini. Kadang kala, suatu hal yang menyakitkan itu tidak baik. Namun yang satu ini berbeda, justru dengan sakit yang disebabkan oleh tusukan jarum nya adalah salah satu jalan kita untuk sehat.
PENGERTIAN
Jarum infus adalah jarum yg di gunakan untuk memasang infus pada pasien dengan cara memasukan catheter IV (Intra Vena) ke pembuluh darah Vena tepi (pembuluh darah yg berada pada pergelangan tangan atau pergelangan kaki). Dari warnanya kita bisa membedakan ukuran masing-masing jarum. Terdapat berbagai macam ukuran jarum, yang ditandai dengan nomor gauge (G), yang berbanding terbalik terhadap diameter jarum. Semakin besar nomornya, semakin kecil diameter jarum. Demikian pula sebaliknya. Gauge (Inggris) berarti ukuran. Pada set jarum infus terdiri atas jarum yg terbuat dari besi dan Catheter IV ( terbuat dari silikon/plastik )
FUNGSI
Fungsi jarum adalah sebagai pembuka jalan agar silikon/pelastik abocath dapat masuk ke dalam pembuluh Vena ( yg kemudian jarum akan di tarik keluar apabila posisi jarum sudah benar- benar pada posisi yg tepat). Sedangkan cateter IV yang terbuat dari silikon/ plastik akan di tinggalkan di dalam pembuluh darah Vena.
Pada suatu periode tertentu jarum infus akan di lepas dari pasien, karena:
Ganti lokasi oleh karena penggunaan jarum infus Perifer tidak boleh lebih dari 3 hari, Bila jarum infus sudah terpasang lebih dari 3 hari sangat di anjurkan lokasi infus di rubah dengan mamasang ulang infus pada area tusukan yang berbeda
Plebitis pada area pemasangan infus di sebabkan oleh penggunaan obat-obatan dengan konsentrasi tinggi contohnya dalah pemberian obat magnesium bicarbonate dan Drip Larutan KCL yang akan menyebabkan bengkak pada area pemasangan infus perifer, sangat di anjurkan pada pasien yang diberikan obat-obatan yang berkonsentrasi tinggi untuk di lakukan pemasangan infus vena dalam.
Tentunya setelah infus dilepas biasanya pasien di anjurkan utk berbaring terlebih dahulu 15-20 menit agar memberikan waktu pada proses pembekuan darah. Pada beberapa kasus, pasien yang tiba-tiba bangun ( duduk atau ke kamar kecil), saat baru saja di lepas infus maka akan keluar darah pada area bekas penusukan infus. Bila terjadi hal demikian jangan panik, segera panggil perawat jaga agar di lakukan tindakan pencegahan, biasanya perawat akan menganjurkan pasien rebahan di tempat tidur melakukan dep ( penekanan ) pada area keluar nya darah sampai darah berhenti keluar, menutup dengan verban dan plester yg baru serta menganjurkan pasien utk berbaring selama 15-20 menit.
Baik sahabat smile semua, dengan adanya tulisan ini diharapkan sobat smile paham bagaimana cara kerja infus yang baik dan benar. Salam sehat selalu dan bila anda butuh bantuan segera ingat RSUD Kota Mataram, melayani dengan SMILE, memberikan pelayanan yang bermutu, selalu bertekad untuk menghadirkan inovasi, untuk menjadi rumah sakit yang lengkap di kota mataram dan NTB sehingga memberikan efesiensi pada warga kota mataram khususnya, serta masyarakat NTB pada umumnya. Daftar ke poliklinik RSUD Kota Mataram Lewat E-Reservasi aja Mudah dan gampang
Jl. Bung Karno No. 3 Pagutan Raya, Mataram, Nusa Tenggara Barat
(0370) 640774
rsud_mataram@yahoo.com
© #SIMRS #RSUDKotaMataram All Rights Reserved. Edited by SIMRS