Detail posting
RSUD H. MOH. RUSLAN PERKUAT LAYANAN STROKE, GELAR PROCTORSHIP COILING BERSAMA KEMENKES DAN RSUP PROF. NGOERAH
Rabu, 1 Juli 2026 0:00 Wita
Humas
0
33
Mataram - RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram terus memperkuat mutu pelayanan kesehatan melalui Proctorship Tindakan Coiling dalam Program Pengampuan Layanan Stroke. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, memperkuat layanan neurointervensi, mempercepat transfer pengetahuan, serta menghadirkan layanan stroke yang cepat, komprehensif, dan berkualitas bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan ini dihadiri Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI dr. Obrin Parulian, M.Kes., Direktur Medik dan Keperawatan sekaligus Ketua Tim Pengampuan Layanan Stroke RS PON dr. Reza Aditya Arpandy, Sp.S., Direktur RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes., tim Proctorship Coiling RSUP Prof. Ngoerah, serta dokter spesialis dan tenaga kesehatan terkait.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. N.K. Eka Nurhayati, Sp.OG., Subsp.FER., M.Kes., M.Sc., menegaskan bahwa proctorship merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi SDM sekaligus memperkuat layanan stroke agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, aman, dan berkualitas.
Direktur RSUP Prot. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar, Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes., menyampaikan bahwa program pengampuan merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun kapasitas rumah sakit jejaring melalui kolaborasi, pendampingan, dan transfer pengetahuan.
Sementara itu, Direktur Medik dan Keperawatan RS PON, dr. Reza Aditya Arpandy, Sp.S., menjelaskan bahwa Program Pengampuan Stroke diarahkan untuk memperkuat layanan stroke di daerah, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga kesehatan hingga pengembangan layanan trombolisis, trombektomi, coiling, clipping, dan bypass.
Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI, dr. Obrin Parulian, M.Kes., berharap RSUD H. Moh. Ruslan dapat meningkatkan kapasitas layanan stroke hingga strata madya.
Menurutnya, proctorship menjadi langkah penting dalam mempercepat pemerataan layanan stroke berkualitas melalui penguatan kompetensi dan jejaring rumah sakit di Indonesia.