Detail posting
RSUD H. MOH. RUSLAN MANTAPKAN TRANSFORMASI MENJADI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UTAMA MELALUI BIMBINGAN TEKNIS KEMENKES RI
Sabtu, 30 Mei 2026 0:00 Wita
Humas
0
16
Mataram - RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram semakin memantapkan langkah menuju Rumah Sakit Pendidikan Utama (RSPU) melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis Akreditasi yang diselenggarakan bersama Direktorat Jenderal Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI), dan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), Sabtu (30/5), di Aula Manajemen RSUD H. Moh. Ruslan.
Kegiatan ini dihadiri Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. Ni Ketut Eka Nurhayati, Sp.OG., K.F.E.R., M.Kes., M.Sc, Tim Bimbingan Teknis Akreditasi Rumah Sakit Pendidikan Utama dari Kementerian Kesehatan RI, ARSPI, dan AIPKI, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar beserta jajaran, serta perwakilan rumah sakit jejaring dari NTB dan Bali.
Dalam sambutannya, Direktur RSUD H. Moh. Ruslan menegaskan bahwa upaya menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas sekaligus mendukung pengembangan pendidikan kedokteran yang unggul. "Transformasi menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama bukan hanya tentang memenuhi standar akreditasi, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan klinis yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat," ujar Direktur.
Sementara itu, Ketua Tim Bimbingan Teknis Akreditasi Rumah Sakit Pendidikan Utama, dr. Else Mutiara Sihotang, Sp.PK, menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan kesiapan rumah sakit dalam memenuhi seluruh elemen penilaian akreditasi serta memperkuat kolaborasi antara rumah sakit dan institusi pendidikan kedokteran.
"Kami melihat komitmen yang kuat dari RSUD H. Moh. Ruslan dalam mempersiapkan diri sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama. Melalui proses ini diharapkan rumah sakit mampu memenuhi standar yang ditetapkan dan menjadi pusat pendidikan klinis yang berkualitas," ungkapnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi bimbingan teknis dan telaah dokumen bersama tim pembimbing untuk mengidentifikasi capaian, peluang pengembangan serta langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan dalam pemenuhan standar akreditasi Rumah Sakit Pendidikan Utama.
Pelaksanaan bimbingan teknis ini menjadi momentum penting bagi RSUD H. Moh. Ruslan dalam memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan, wahana pendidikan, dan pusat pengembangan sumber daya manusia kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan dukungan Kementerian Kesehatan RI, ARSPI, AIPKi, institusi pendidikan, dan rumah sakit jejaring, RSUD H. Moh. Ruslan optimistis dapat mewujudkan transformasi menuju Rumah Sakit Pendidikan Utama yang unggul, profesional, dan berdaya saing.