KOMANDAN MELATI (sKrining, konseling Online, MANajemen kegawatan jiwa, dan eDukasi berkelanjutAN MELAlui aplikasi SiPasti)
Transformasi di bidang kesehatan menjadi salah satu isu strategis dalam mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat, bermutu, mudah diakses, serta berorientasi pada keselamatan pasien. Seiring berkembangnya teknologi informasi, transformasi digital di rumah sakit tidak hanya difokuskan pada pelayanan penyakit fisik, tetapi juga harus menjangkau pelayanan kesehatan jiwa yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses, rendahnya literasi masyarakat, serta stigma yang menyebabkan banyak individu enggan mencari pertolongan.
Gangguan kesehatan jiwa merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan komprehensif. Meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan jiwa tidak selalu diimbangi dengan kemudahan akses terhadap tenaga profesional, khususnya psikolog klinis dan psikiater. Di sisi lain, kondisi kegawatan jiwa, termasuk risiko bunuh diri, membutuhkan respons yang cepat, terkoordinasi, dan berkesinambungan agar dapat mencegah dampak yang lebih berat. Oleh karena itu, pelayanan kesehatan jiwa perlu dikembangkan melalui pendekatan yang memanfaatkan teknologi digital serta memperkuat kolaborasi lintas profesi dan lintas sektor.
Menjawab kebutuhan tersebut, RSUD Kota Mataram mengembangkan inovasi KOMANDAN MELATI (sKrining, konseling Online, MANajemen kegawatan jiwa, dan eDukasi berkelanjutAN MELAlui aplikasi SiPasti). Inovasi ini merupakan sistem pelayanan kesehatan jiwa terintegrasi yang menghubungkan masyarakat dengan tenaga kesehatan melalui layanan telekonseling, skrining kesehatan jiwa secara mandiri, edukasi kesehatan jiwa, serta sistem manajemen kegawatan jiwa yang terintegrasi dengan PSC 119. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antarunit dan pemanfaatan teknologi digital, KOMANDAN MELATI diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan jiwa, mempercepat penanganan kasus kegawatan, serta meningkatkan mutu pelayanan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan jiwa, tingginya angka gangguan mental emosional, serta masih terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan psikologis menjadi tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Selain itu, masih terdapat stigma terhadap gangguan jiwa yang menyebabkan masyarakat terlambat mencari pertolongan, sementara kasus kegawatan jiwa memerlukan penanganan yang cepat dan terintegrasi.
Pelayanan kesehatan jiwa yang masih dilakukan secara konvensional juga menyulitkan masyarakat yang memiliki keterbatasan jarak, waktu, maupun kondisi fisik untuk memperoleh layanan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi berbasis digital yang mampu mengintegrasikan skrining kesehatan jiwa, telekonseling, edukasi, serta sistem penanganan kegawatan jiwa dalam satu platform sehingga pelayanan menjadi lebih mudah diakses, cepat, efektif, dan berkesinambungan.
KOMANDAN MELATI merupakan sistem pelayanan kesehatan jiwa terintegrasi berbasis aplikasi SiPasti yang menghubungkan masyarakat dengan psikolog klinis, psikiater, serta jejaring pelayanan kegawatan jiwa melalui layanan digital.
Komponen utama dalam sistem ini meliputi:
KOMANDAN MELATI bertujuan untuk:
Selain itu, sistem dilengkapi dengan fitur notifikasi otomatis, integrasi dengan SIMRS dan RME, sehingga proses pelayanan, tindak lanjut, serta koordinasi antarunit dapat berlangsung secara cepat dan terdokumentasi dengan baik.
Pengembangan KOMANDAN MELATI didasarkan pada:
Kesimpulan
KOMANDAN MELATI merupakan inovasi digital pelayanan kesehatan jiwa yang mengintegrasikan skrining kesehatan jiwa, telekonseling, edukasi, serta manajemen kegawatan jiwa melalui aplikasi SiPasti yang terhubung dengan SIMRS, Rekam Medis Elektronik, dan PSC 119. Melalui sistem yang terintegrasi dan kolaboratif, inovasi ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan jiwa, mempercepat penanganan kasus kegawatan, meningkatkan koordinasi antarunit, serta mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, berkelanjutan, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Penulis : Ismi Zulaehah, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Jl. Bung Karno No. 3 Pagutan Raya, Mataram, Nusa Tenggara Barat
(0370) 640774
rsud_mataram@yahoo.com
© #SIMRS #RSUDKotaMataram All Rights Reserved. Edited by SIMRS